30 Hari berlayar ke Nusantara Timur – Part 1

Setelah setahun berlalu, akhirnya ada “waktu dan kesempatan serta niat” juga untuk membagikan pengalaman ini. Walaupun euphorianya sudah mulai menghilang dan terkesan basi, tapi nilai dan semangatnya “Tak Pernah Padam”. Sebelum menuju ke inti cerita, mau sedikit berbagi info dulu tentang Nusantara Indonesia ini.

          Nusantara

Nusantara

Nusantara kita ini memiliki potensi sumber daya alam laut yang tidak ternilai harganya. Kekayaan alam laut ini harus dikelola secara professional agar kita tidak hanya menjadi penonton dari pengeksplorasian besar-besaran dari kekayaan tersebut.

 

           terumbu karang

terumbu karang

 Untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan para pemuda untuk dapat saling berinteraksi, berdialog dan berdiskusi mengenai isu regional dan nasional yang sedang berkembang, mempelajari budaya yang berbeda, mempelajari potensi sumber daya alam, maka Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama beberapa Kementerian dan instansi lain memberikan wadah yang tepat yaitu kegiatan pelayaran Kapal Pemuda Nusantara/Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (KPN/LNRPB) dalam Partisipasi Sail Morotai 2012.

 

  Kapal Pemuda Nusantara

Kapal Pemuda Nusantara

Nah, berdasarkan seleksi yang diadakan di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Provinsi Bali, ada 6 orang pemuda/pemudi Bali yang lolos, salah satunya, ehemmm J  yang sedang bercerita saat ini.  Tak ingin berpanjang lebar, yuk mari kita persingkat saja.

Kegiatan KPN/LNRPB dalam partisipasi Sail Morotai 2012 ini difasilitasi oleh KRI Surabaya 591 milik TNI Angkatan Laut. Kapal ini merupakan sebuah kapal LPD buatan Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan. Kapal ini adalah kapal ketiga yang dibangun di Korsel dan dirancang sebagai kapal perang LPD Commando. Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi desain semi-siluman ini juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam.

       KRI Surabaya 591

KRI Surabaya 591

Pelayaran menggunakan KRI Surabaya 591 ini dimulai sejak tanggal 29 Agustus hingga 24 September 2012. Secara garis besar, kegiatan dibagi menjadi dua, yaitu kegiatan di kapal dan kegiatan singgah/sandar. Kegiatan di kapal misalnya; penyampaian materi, diskusi, workshop, dinamika kelompok dan tentunya pagelaran budaya tiap propinsi.

Tak hanya melulu dilaut diatas KRI Surabaya 591, kegiatan ini juga singgah di beberapa tempat, yaitu Ambon (Maluku), Sorong (Papua Barat), Raja Ampat (Papua Barat), Ternate (Maluku Utara) dan Makasar (Sulawesi Selatan). Secara umum, kegiatan yang dilaksanakan di lokasi sandar:

  1. Kunjungan ke pemerintah, kampus atau sentra industry
  2. Kunjungan ke tempat warisan budaya dan wisata daerah
  3. Pertandingan olahraga bersama masyarakat/pemuda
  4. Pentas seni budaya nusantara
  5. Bakti sosial/penghijauan

Kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk membentuk karakter dan meningkatkan nasionalisme pemuda. Akhir kata,  terima kasih yang tak terhingga atas kesempatan menimba ilmu serta pengalaman yang luar biasa ini.

Ingin tahu detail bagaimana petualangan berlayar ke Indonesia Timur, tunggu cerita selanjutya 🙂

Advertisements

7 thoughts on “30 Hari berlayar ke Nusantara Timur – Part 1

  1. Ini hebat! Semoga bisa menginspirasi orang. Ditunggu sambungannya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s